Inspirasi Islami
Selamat Karena Amal Saleh. Memang Bisa ?

Selamat Karena Amal Saleh. Memang Bisa ?

Kisah Hikmah: Selamat Karena Amal Saleh
abulyatama.or.idDalam tiap kehidupan ini, tentu setiap orang mengalami kesusahan yang teramat berat. Tiada seorangpun yang mampu menolong dan hanya kepada Allah-lah memohon pertolongan dengan sungguh-sungguh dan penuh keyakinan yang kuat atas dasar keimanan dan ketaqwaan kepada-Nya. Melalui doa-lah, seorang hamba menyampaikan permohonannya. Lewat doa yang dipanjat kepada Allah  pula, tiap orang berharap agar doanya dikabulkan Allah. Doa inilah sebagai salah satu bentuk ikhtiar seseorang yang Allah sukai.
Kisah hikmah kali ini terkait dengan doa-doa yang dipanjatkan tiga orang yang sedang mengalami kesulitan berat. Tentunya, hikmah yang terkandung bukan bermaksud menukar amalan soleh dengan keselamatan yang Allah kabulkan, sebab amal shaleh yang tiap orang lakukan tentunya tidak hanya ngin selamat di dunia saja, melainkan keselamatan di akherat nanti.  
Imam Bukhari meriwayatkan dalam shahihnya dari Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma, dia berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Ada tiga orang dari umat sebelum kalian melakukan perjalanan, lalu mereka masuk ke dalam gua untuk berteduh di sana.

Tiba-tiba ada batu besar yang runtuh dari atas gunung dan menutup pintu gua. Mereka berkata, "Kalian tidak dapat selamat dari batu ini kecuali kalian berdoa dengan perantara amal-amal saleh kalian."

Lalu salah seorang dari mereka berdoa, "Ya Allah, dahulu saya memiliki kedua orang tua yang sudah renta. Saya tidak memberi minuman di  malam hari untuk keluarga saya atau hewan ternak saya, sebelum saya memberi  minuman untuk keduanya. Suatu saat saya ada keperluan hingga pulang larut dan belum sempat saya beri minum. Maka saya buatkan minuman untuk mereka, namun ternyata saya dapatkan mereka telah tertidur. Saya tidak ingin memberikan minum kepada keluarga dan hewan ternak saya sebelum saya memberikan minum untuk keduanya, maka saya tunggu mereka bangun dari tidur sambil memegangi wadah minuman tersebut. Saya pun tidak ingin membangunkan keduanya, sementara anak-anak saya menangis-nangis kelaparan dan memegangi kaki saya. Begitu seterusnya hingga terbit fajar. Kemudian terbit fajar, lalu aku membangunkan keduanya dan memberinya minum.
"Ya Allah, jika aku melakukan hal itu karena mengharap wajah-Mu, lepaskanlah kami dari batu ini." Lalu batu itu bergeser sedikit, namun mereka belum dapat keluar darinya.

Lalu Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Yang lain berkata, ya Allah, dahulu ada puteri pamanku yang sangat aku cintai, lalu aku ingin berbuat zina dengannya, namun dia menolaknya. Hingga suatu saat terjadi musim paceklik. Maka dia datang (untuk meminta bantuan), maka aku memberikannya 120 dinar dengan syarat dia menyerahkan dirinya kepadaku. Maka dia bersedia. Hingga ketika aku dapat melakukan apa yang aku inginkan terhadapnya, dia berkata, 'bertakwalah kepada Allah, cincin tidak boleh dilepas kecuali oleh orang yang berhak."Maka akupun takut melakukan perbuatan itu, lalu aku tinggalkan dia padahal dia adalah orang yang paling aku cintai. Aku tinggalkan pula emas yang telah aku berikan kepadanya. "Ya Allah, jika aku melakukan hal tersebut semata untuk mengharap wajah-Mu, maka bebaskan aku dari apa yang aku alami ini." Lalu batu itu bergeser dua pertiganya, namun mereka masih telah belum dapat keluar.

Lalu Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Yang ketiga berkata, 'Ya Allah, dahulu aku menyewa beberapa orang pekerja, lalu aku berikan upah mereka masing-masing kecuali satu orang yang meninggalkannya begitu saja. Maka upahnya tersebut aku investasikan hingga berkembang. Lalu (sekian lama kemudian) orang itu datang kepadaku dan berkata, 'Wahai fulan, berikan upahku.' Maka aku katakan kepadanya, 'Semua yang engkau lihat berupa onta, sapi, kambing dan budak adalah upahmu." Maka orang itu berkata, 'Wahai Abdullah, jangan meledek aku,' Aku berkata, 'Sungguh aku tidak meledekmu." Lalu orang itu mengambil semua haknya tanpa menyisakan sedikitpun. "Ya Allah, jika aku lakukan semua itu karena berharap wajah-Mu, maka bebaskanlah aku dari apa yang aku alami ini." Lalu batu itu bergerak sehingga akhirnya mereka dapat keluar meninggalkan tempat tersebut.
 










Inspirasi Islami Lainnya
Mengenal One Quran Institute
Mengenal One Quran Institute
Senin, 18 Mei 2020 15:17 WIB
PPA insyaaAllah akan lebih serius masuk ke ranah pendidikan. Karena membangun peradaban tidak pernah bisa terlepas dari persoalan pendidikan. . Apa fokus utama yang diperjuangkan dari misi ini? InsyaaAllah negeri kita tidak kekurangan orang cerdas, semakin banyak para penghafal Qur`an yang dihasilkan dari banyak lembaga pendidikan yang sudah ada, dan tentu saja itu adalah standard yang paling dasar dari sekolah-sekolah Islam saat ini. .
Setelah Mimpi Ini, Imam Syafii Tak Pernah Lupa Hafalan Hadits
Setelah Mimpi Ini, Imam Syafii Tak Pernah Lupa Hafalan Hadits
Kamis, 21 Maret 2019 17:04 WIB
Setelah Mimpi Ini, Imam Syafii Tak Pernah Lupa Hafalan Hadits
Luaskan Niat
Luaskan Niat
Rabu, 01 November 2017 09:16 WIB
Mungkin ada diantara Anda saat ini ada yang sedang: - Berjualan tiap hari tapi tak kunjung laris - Buat produk baru tapi gak laku-laku - Berusaha maksimal tapi hasilnya minimal - Bisnis siang-malam tapi minim penghasilan