Inspirasi Islami
Tempat Pembaringan Kita

Tempat Pembaringan Kita

TEMPAT PEMBARINGAN KITA

Tempat pembaringan kita adalah suatu tempat sunyi yang tersembunyi di dalam bumi..
Tempat yang terlihat kecil dan sesak.
Beralaskan hamparan tanah dan beratap beberapa lapis papan yang sederhana.

Tempat pembaringan kita adalah tempat yang jarang dikunjungi oleh manusia, bahkan keluarga dan kerabat kita pun jarang mengunjunginya.

Tempat pembaringan kita adalah yang dahulu kita enggan untuk memasukinya.. Tapi takdir adalah takdir.
Dan takdir kita adalah tentang waktu yang telah jatuh tempo.
Yaitu, ketika Rabb kita telah memberikan titah kepada hamba terpercaya-Nya untuk memanggil kita dari tempat persinggahan menuju tempat persinggahan berikutnya sebagai tempat bermula nya kehidupan yang abadi.

Kita sendirian di tempat gelap ini..
Kita tidak dapat mengandalkan siapapun dalam kondisi kita yang seperti ini.

Kita pun hanya berharap semoga tempat pembaringan kita ini akan menjadi tempat yang lapang dan indah sebelum kita memasuki kehidupan kita yang sesungguhnya.

Semoga kelak, amal kita datang menolong kita..
Dan semoga kita termasuk diantara orang-orang yang beruntung.
 










Inspirasi Islami Lainnya
HARUSNYA TENANG 
HARUSNYA TENANG 
Selasa, 31 Oktober 2017 14:28 WIB
HARUSNYA TENANG  Coba deh dalemin tiap kalimat bahkan kata di Al-Qur`an bukan hanya sekedar baca.. Nanti Anda bisa ketemu kenikmatan pesan cinta didalamnya. "Ah.. Males mas" Itulah statement itu muncul karena kita ndak sadar lagi hidup di aturan mainnya siapa.. Kita ngga pernah mikirin pertanyaan ini..
Just Focus on Allah
Just Focus on Allah
Selasa, 04 Mei 2021 22:13 WIB
Just Focus on Allah (JFoA) adalah spirit dari praktek Pola Pertolongan Allah (PPA) yang dibangun dari 5 pilar pemahaman. Mari kita kupas bersama pilar pemahaman tersebut.
Terbongkar ! Inilah Rahasia Kuatnya Hafalan Imam asy-Syafi’i dan Gurunya
Terbongkar ! Inilah Rahasia Kuatnya Hafalan Imam asy-Syafi’i dan Gurunya
Senin, 25 Maret 2019 16:54 WIB
Inilah Rahasia Kuatnya Hafalan Imam asy-Syafi’i dan Gurunya