Khazanah Islam
URGENSI MEMPELAJARI TAUHID

URGENSI MEMPELAJARI TAUHID

URGENSI MEMPELAJARI TAUHID

Ada orang yang terjerit hutang..
Namun karena kedangkalan ilmu yang dimilikinya, ia malah mendatangi dukun.

Ada orang yang cintanya bertepuk sebelah tangan..
Namun karena lemahnya iman yang dimilikinya, ia malah nekat bunuh diri.

Dan segudang permasalahan dalam hidup..
Dari masalah yang ringan dirasa, maupun yang pelik dirasa.

Manusia dibekali akal dan hati untuk dapat menjalani kehidupan yang baik..
Namun lupa bahwa kehidupan baik ada pada kebenaran yang diinginkan Allah sebagai Sang Pencipta.

Kebenaran dan kebaikan yang diinginkan Allah lah yang akan menuntun manusia untuk menemukan kehidupan yang selamat lagi membahagiakan..
Adapun kunci keselamatan dan kebahagiaan hidup ada pada Tauhid kepada Allah..

Sebab tanpa tauhid, kita menjadi manusia yang pincang dalam mengarungi kehidupan ini..
Sebab tanpa tauhid, kita menjadi manusia yang hilang arah dalam menghadapi segala permasalahan dalam hidup..

Pelajarilah tauhid..
Dan jalanilah kehidupan berlandaskan nilai-nilai ketauhidan..

Semoga Allah selamatkan kita di dunia dan akhirat..

 

Kita kupas tentang tauhid lebih dalam pada artikel selanjutnya..
 










Khazanah Islam Lainnya
Andai bisa hidup lagi.....
Andai bisa hidup lagi.....
Senin, 30 Oktober 2017 10:04 WIB
Andai bisa hidup lagi..... "...... Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang shaleh." (QS. Al Munafiqun: 10) "Andai saja aku bisa dihidupkan kembali....."
MENENTRAMKAN REZEKI
MENENTRAMKAN REZEKI
Kamis, 06 Mei 2021 10:42 WIB
Ketika berkah itu ada.. maka, banyak atau sedikit jadi lapang.. Tapi ketika berkah itu nggak ada.. sedikit atau banyak ujungnya jadi sempit hidup kita..
Benarkah niat kita karena Allah...?
Benarkah niat kita karena Allah...?
Selasa, 31 Oktober 2017 09:30 WIB
Benarkah niat kita karena Allah...? Ketika ajakanmu ditolak sama orang lain, Ketika kebaikanmu dibalas dengan keburukan, Ketika ikhtiarmu tak dianggap oleh orang lain, Ketika penyampaianmu dicaci maki oleh orang lain,