abulyatama.or.id - Kantor Yayasan Abulyatama Indonesia (YAI) disambangi oleh Pak Toni Sonjaya selaku Ketua Yayasan Rumah Kita Berbagi. Bertepatan dengan tanggal 1 Oktober 2021, kedatangan Pak Toni disambut hangat oleh Pak Sudarmanto, Pak Kamaludin Syakir dan Pak Kurniawan selaku pengurus YAI.
Bapak Sudarmanto (Ketua YAI) dan Bapak Toni Sonjaya (Ketua Yayasan Rumah Kita Berbagi) menandatangani berkas perjanjian kerjasama

Pertemuan ini membahas terkait kerjasama YAI dengan Yayasan Rumah Kita Berbagi untuk pengelolaan Rumah Singgah "Anugerah Langit” sekaligus penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut. Dihadiri pula oleh Pak Ismail Saleh (Kepala Divisi Pendayagunaan YAI) dan Pak Budi Firmansyah (Kepala Support Lembaga YAI), amanah baru ini akan kita maksimalkan bersama untuk kepentingan ummat.
Tujuan didirikannya rumah singgah tersebut yakni untuk membantu sesama dengan memberikan naungan sementara bagi pasien dhuafa yang sedang melakukan pengobatan ke rumah sakit rujukan.
Wajah Yayasan Abulyatama Indonesia sebagai pilar sosial dalam Peradaban EOA memiliki peranan untuk menjadi garda terdepan bagi kebutuhan ummat. Semoga pertemuan ini menjadi langkah yang baik untuk dapat memberikan kebermanfaatan yang lebih luas dan lebih berdampak untuk banyak orang.
Aamiin allahumma aamiin.
=========================
Mari bahu membahu menjadi bagian menolong sesama.
Salurkan donasi terbaikmu melalui rekening,
Bank Syariah Indonesia (451)
7177 8262 21
a.n Anugerah Langit
Konfirmasi dan Informasi :
0821 2622 6212
Kami belajar dari Lembaga Filantropi besar yang sudah kurang lebih 16 tahun memberikan kontribusi terbaik nya untuk Indonesia
Alhamdulillaah selama bulan September 2021 Yayasan Abulyatama Indonesia (YAI) mengadakan Roadshow Virtual Sahaja dengan total 15 YAI Cabang. Roadshow Virtual ini diadakan dalam rangka membina secara khusus cabang-cabang YAI khususnya dalam keberlangsungan program Kencleng Sahaja agar menjadi cabang YAI yang Mandiri dan Berdaya
Selalu ada rasa haru yang tidak terkira setiap kali berhadapan langsung dengan saudara-saudara kita yang kurang mampu. Sementara saudara-saudara kita disana masih banyak yang kekurangan sedang kita masih saja mengeluh dengan kenikmatan yang sudah Allah beri