Tanjungbalai - Peresmian The Yatim Village (TYV) Tanjungbalai digelar pada Senin, 23 Februari 2026 di Jl. Alpokat, Gg. Jeruk, Datuk Bandar, Tanjungbalai. Kegiatan ini dirangkaikan dengan Yatim Fest dan santunan kepada kurang lebih 500 anak yatim serta Ibu Tangguh dalam rangkaian Program Ramadhan Full Impact 2026. Peresmian dilakukan oleh Wakil Walikota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, bersama CEO Laznas Abulyatama Indonesia, Sudarmanto, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti. Turut hadir Ketua MUI, Ketua Baznas, serta mitra strategis seperti Bank Sumut. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota juga disematkan sebagai Bapak Yatim.
Berdasarkan data, terdapat sekitar 900 hingga hampir 1.000 anak yatim di Tanjungbalai. Namun, pengasuhan terpadu bagi anak yatim di kota ini belum begitu masif. Kehadiran The Yatim Village Tanjungbalai diharapkan menjadi solusi dan pusat pembinaan yang lebih terintegrasi. Saat ini, The Yatim Village Tanjungbalai telah membina sekitar 10 anak yatim ikhwan di asrama, dan ke depan akan membuka pembinaan untuk santri langit akhwat. The Yatim Village juga diharapkan dapat menjadi tempat rujukan bagi anak yatim terdampak bencana di wilayah Aceh dan Sumatra. Dalam acara ini juga diperkenalkan YAI Tanjungbalai sebagai Unit Layanan Zakat yang siap menghimpun dana zakat selama Ramadhan, bersama lima cabang lainnya di Sumatra Utara.Peresmian ini menjadi langkah awal menghadirkan ruang pembinaan yang lebih layak dan berkelanjutan bagi anak-anak yatim di Tanjungbalai.
LAZNAS Abulyatama Indonesia sukses menggelar Kick Off & Tarhib Ramadhan 1447 H secara daring sebagai pembuka rangkaian program Ramadhan bertema Ramadhan Full Impact dengan tagline “Kokohkan Yatim, Luaskan Manfaat.” Kegiatan ini menjadi ikhtiar menyambut Ramadhan dengan persiapan spiritual dan sosial yang lebih matang, sekaligus menghadirkan live report dari Aceh Tamiang, Padang, dan Tapanuli Tengah untuk menggambarkan kondisi para penyintas di Sumatera. Melalui kegiatan ini, LAZNAS Abulyatama Indonesia berharap dapat meningkatkan kepedulian dan semangat berbagi umat, khususnya bagi anak-anak yatim dan para penyintas di berbagai wilayah Indonesia sepanjang Ramadhan 1447 H.
Abulyatama Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan sejumlah organisasi kemanusiaan memulai pembangunan masjid dan sumur wakaf bagi para penyintas bencana di Aceh Tamiang. Pembangunan ini ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilaksanakan pada Sabtu, 3 Januari, sebagai wujud kolaborasi lintas daerah dalam mendukung pemulihan spiritual dan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak.
LAZNAS Abulyatama Indonesia melepas EOA Impact Warrior menuju wilayah terdampak bencana di Sumatera dan Aceh sebagai bagian dari respon kemanusiaan berkelanjutan. Pelepasan yang berlangsung di PPA Head Office pada Senin, 15 Desember 2025 ini menjadi wujud komitmen Abulyatama Indonesia dalam memastikan bantuan tersalurkan langsung kepada para penyintas, sekaligus memperkuat nilai solidaritas, kolaborasi, dan kepedulian di tengah kondisi darurat.
LAZNAS Abulyatama Indonesia menyalurkan 6 water truck berisi air bersih kepada penyintas banjir di Sumatera dan Aceh pada 8 Desember 2025. Bantuan ini dilakukan karena banyak warga kekurangan air layak konsumsi. Distribusi dilakukan bertahap melalui posko setempat, dan masyarakat dapat ikut membantu melalui donasi untuk mendukung pemulihan para penyintas.