Kilas Berita Dunia Islam (Nasional)
Menyoal Film Naura dan Genk Juara...


Abulyatama
| VOA-Islam | AntiLiberalNews |–(Video)
 UBN : Boikot Film Naura dan Genk Juara!  Pimpinan Arrahman Quranic Learning (AQL), Ustadz Bachtiar Nasir, mengecam keras film anak-anak berjudul ‘Naura dan Genk Juara’. Menurut beliau, film tersebut tidak layak untuk ditonton keluarga Muslim karena berbahaya buat anak-anak Muslim.

“Saya menganjurkan kepada umat Islam agar menjaga anak-anaknya jangan sampai terperosok lewat film-film yang sangat benci kepada Islam,” ujar beliau saat diminta tanggapannya oleh VOA-Islam terkait film tersebut pada Rabu (22/11) sore di Gedung MUI, Jakarta Pusat.

Diakui oleh Ustadz yang akrab disapa UBN ini bahwa sejauh ini belum ada pembicaraan khusus di kalangan para Asatidz terkait film tersebut. Namun, beliau menyakini bahwa masyarakat sudah cerdas untuk membaca pesan tersembunyi dalam film itu.

“Mudah-mudahan masyarakat bisa memboikot film itu secara sukarela walaupun belum ada yang menggerakkan secara khusus,” pungkas beliau.
Kontroversi film ‘Naura dan Genk Juara’ yang ber-genre anak-anak ini menjadi viral setelah seorang ibu mem-posting ulasan film tersebut setelah menonton dengan anaknya yang masih berusia 8 tahun.

Menurutnya, film itu secara terang-terangan menggambarkan sosok penjahat adalah Muslim dengan tampilan sosok yang berjenggot, brewokan, selalu mengucapkan istighfar, dan mengucapkan kalimat-kalimat thayyibah lainnya. Dan lebih ekstrem lagi adalah saat si penjahat dengan lantang mengucapkan kalimat takbir berkali-kali saat diserang oleh Naura dan kawan-kawannya.

Hal lain datang dari Ummu Hafidz, Ibu Peduli Generasi sebagaimana yang dilansir voa islam, dalam judulnya Duh, Film Naura n Genk Juara, Deskreditkan Islam?. Ummu Hafidz menuliskan: HHMMM... Seharusnya nonton film buat hati bahagia dan beri inspirasi. Ternyata kali ini filmnya bikin kesal hati. Baru, film musikal anak-anak zaman now bertajuk Naura n Genk Juara dinilai mengandung pesan lecehkan Islam di sejumlah adegan yang ditampilkan.
Siapa sangka, iklannya bikin penasaran dan menarik hati. Ternyata juga awalnya banyak yang mengira film tersebut film petualangan dan cocok untuk tontonan anak-anak. Sayangnya, sejumlah adegan justru mendeskreditkan Islam (Ummu Hafidz, Ibu Peduli Generasi), lansir voa islam

Salah satu contohnya, ara penjahat digambarkan orang yang berjenggot, brewokan, selalu mengucapkan istighfar dan mengucapkan kalimat-kalimat Alloh lainnya. Lebih ekstrim lagi saat si penjahat yang diserang anak-anak lalu si penjahat lantang mengucapkan kalimat takbir berkali-kali dan kalimat-kalimat Allah lainnya. Tentu penggambaran tersebut jauh dari nilai-nilai Islam yang luhur dan santun. 

Sungguh, streotip negatif apalagi yang dialamtkan pada Islam. Bukankah kalimat-kalimat itu berupa dzikir dan thoyyibah? Lantas, mengapa dikaitkan dengan tindakan kejahiliaan? Ini tidak adil dan penuh kebencian pada Islam. 

Memang tidak dipungkiri di era digital bertebaran berbagai macam tontonan-tontonan yang tidak mendidik. Sebagai ibu yang bijak tentu selektif dalam memilihkan tontonan yang cocok menjadi konsumsi anak, yaitu sebuah tayangan yang justru mampu menguatkan aqidah, menambah semangat beribadah, dan menggelorahkan jiwa-jiwa mencintai Nabi beserta risalahnya. Ibu peduli generasi tak boleh diam dalam membentengi anak bangsa. Harus ada gerakan bersama untuk terus melakukan amar ma'ruf nahi mungkar. Islam akan terus tinggi dan meninggi, meski banyak yang tak suka. Wallahu'alam bish shawab[ar]
 








Kilas Berita Dunia Islam (Nasional) Lainnya
Insya Allah, Reuni Akbar 212 Akan Digelar Pada 2 Desember 2017
Kamis, 23 November 2017 15:53 WIB

Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI), Slamet Ma`arif, membenarkan rencana reuni akbar tersebut. Ia mengklaim, acara ini akan dihadiri satu juta orang. "Oh iya sudah fix itu. Massa kalau perkiraan di atas satu juta ya," cetus Slamet di Jakarta pada hari Selasa (21/11), demikian lansir jitunews.com.

Bersiaplah! Film 212 akan Tayang 2 Desember 2017
Kamis, 23 November 2017 15:32 WIB

Film yang disuttradarai Jastis Arimba itu akan membawa penontonnya terkenang dengan aksi 212 yang melegenda. Jastis membuat film ini berdasarkan fakta dan data saat peristiwa fenomenal itu terjadi.

Pengelolaan Zakat yang Tepat, Mampu Mengentaskan Kemiskinan
Kamis, 23 November 2017 15:24 WIB

Begitu banyak faedah dan manfaat dari zakat ini. Di antaranya adalah amalan berzakat tidak hanya sebagai amalan mulia yang bernilai pahala besar di mata Allah Swt., melainkan mengandung tujuan-tujuan syar’i (maqâshid syari’at) yang agung yang mendatangkan kebaikan dunia dan akhirat, baik bagi si kaya maupun si miskin. Dengan kata lain, dalam zakat mengandung manfaat untuk kesejahteraan umat bila dikelola dengan tepat sesuai dengan yang diysariatkan Islam.