Kajian PPA
MERAYU TUHAN

MERAYU TUHAN

MERAYU TUHAN
Suatu ketika, Abu Nawas pernah mengatakan pada para muridnya jika sebuah pertanyaan bisa menghasilkan banyak jawaban yang berbeda. Setelah semua muridnya mengerti, mereka kemudian kembali bertanya,
"Wahai guru kami, mungkinkah manusia bisa merayu Tuhan, seperti yang dilakukan sesama manusia?" Tanya muridnya.
“Mungkin!” Jawab Abu Nawas.
“Bagaimana caranya guru?” Tanya muridnya kembali.
“Merayu-Nya dengan pujian dan doa.” Kata Abu Nawas.
“Ajarkanlah doa itu pada kami wahai guru!!” Pinta murid-murid Abu Nawas.
“Dengarkan !!” Kata Abu Nawas sambil kemudian membaca doa.
“Doa itu adalah: Ilahi lastu lil firdausi ahla, wala aqwa’ alan naril jahimi, fahabli taubatan waghfir dzunubi, fa innaka ghafiruz dzanbil ‘adhimi.”
Artinya
Wahai Tuhanku, aku tidak pantas menjadi penghuni surga, tetapi aku tidak akan kuat terhadap panasnya api neraka. Oleh sebab itu terimalah tobatku serta ampunilah dosa-dosaku. Karena sesungguhnya engkaulah Dzat yang mengampuni dosa-dosa besar.
Dari cerita ini mengingatkan kita untuk terus mendekatkan diri dan memperbanyak doa kepada Allah SWT.. perbanyaklah taubat, karna hidup kita saat ini sulit dan banyak masalah karna bisa jadi selama ini kita sudah terlalu banyak melanggar dan lalai terhadap aturan Allah..
Yuk sebelum tidur,, renungkan kesalahan apa yang kita lakukan hari ini.. dan perbanyak bertaubat agar Allah mengampuni dosa-dosa kita semua..
Karna bisa jadi malam ini adalah malam terakhir kita.. sebelum semuanya terlambat dan baru tersadar ketika ajal menjemput.. perbanyaklah berTaubat..

Allah SWT berfirman:
وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِيْنَ يَعْمَلُوْنَ السَّيِّاٰتِ ۚ حَتّٰۤى اِذَا حَضَرَ اَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ اِنِّيْ تُبْتُ الْــئٰنَ وَلَا الَّذِيْنَ يَمُوْتُوْنَ وَهُمْ كُفَّارٌ ؕ اُولٰٓئِكَ اَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابًا اَ لِيْمًا
"Dan tobat itu tidaklah (diterima Allah) dari mereka yang melakukan kejahatan hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) dia mengatakan, "Saya benar-benar bertobat sekarang." Dan tidak (pula diterima tobat) dari orang-orang yang meninggal, sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan azab yang pedih."
(QS. An-Nisa': Ayat 18)

Maka Bersegeralah.. https://static-sin6-1.xx.fbcdn.net/images/emoji.php/v9/f4c/1/16/1f642.png:)
Allah SWT berfirman:
فَمَنْ تَابَ مِنْۢ بَعْدِ ظُلْمِهٖ وَاَصْلَحَ فَاِنَّ اللّٰهَ يَتُوْبُ عَلَيْهِ ؕ اِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
"Tetapi barang siapa bertobat setelah melakukan kejahatan itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima tobatnya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. Al-Ma'idah: Ayat 39)

Ya Allah ampuni dosa-dosa hamba, keluarga hamba, sahabat hamba, para EOA dan semua kaum muslimin..
Terimalah taubat kami semua, jadikanlah kami orang-orang yang beruntung mendapatkan ampunan MU.. tutuplah usia kami dalam keadaan yang terbaik dan kumpulan kami semua di Surga MU..

aamiin..
#MenemaniPerjalananCintaPadaNya


 










Kajian PPA Lainnya
Mengenal One Quran Institute
Mengenal One Quran Institute
Senin, 18 Mei 2020 15:17 WIB
PPA insyaaAllah akan lebih serius masuk ke ranah pendidikan. Karena membangun peradaban tidak pernah bisa terlepas dari persoalan pendidikan. . Apa fokus utama yang diperjuangkan dari misi ini? InsyaaAllah negeri kita tidak kekurangan orang cerdas, semakin banyak para penghafal Qur`an yang dihasilkan dari banyak lembaga pendidikan yang sudah ada, dan tentu saja itu adalah standard yang paling dasar dari sekolah-sekolah Islam saat ini. .
Kisah Umar bin Khattab Mengubah Rakyat yang Benci Jadi Cinta
Kisah Umar bin Khattab Mengubah Rakyat yang Benci Jadi Cinta
Senin, 01 April 2019 15:39 WIB
Kisah Umar bin Khattab Mengubah Rakyat yang Benci Jadi Cinta. Bagaimanakah caranya?
Mengenal Entitas Peradaban EOA
Mengenal Entitas Peradaban EOA
Senin, 24 Mei 2021 11:49 WIB
Sudah Sering Mendengar Namun Masih Belum Tahu Apa itu Entitas Peradaban EOA? Yuk kita simak penjelasannya di artikel berikut